Install Mikrotik RouterOS x86 di Server Branded dengan HDD SAS RAID 1 dengan NetInstall

Banyak yang masih gagal bagaimana install RouterOS di Server Branded, apalagi HDD bukan SATA melainkan SAS/SCSI dan di RAID lagi. Contoh yang saya gunakan di Dell R710 dengan 2 unit HDD SAS yang di RAID 1 (Mirror) dan di tambahkan dengan 2 unit LAN Card Intel 2 port jadi total 8 ethernet. Install -nya jangan lewat CD atau USB tapi pakai NetInstall, jadi downloadnya selain NetInstall jadi download juga .npk nya.

Continue reading “Install Mikrotik RouterOS x86 di Server Branded dengan HDD SAS RAID 1 dengan NetInstall”

Config DNSSEC di Authoritative Bind 9.11.x

DNSSEC singkatan dari Domain Name System Security Extensions, adalah rangkaian dari IETF (Internet Engineering Task Force) yang berfungsi mengamankan beberapa jenis informasi yang diberikan oleh DNS. DNSSEC akan menambahkan tanda tangan digital (Signed SSL) yang berguna untuk menjaga keaslian data DNS yang di respon oleh client, sehingga client dapat mengetahui bahwa data itu berubah atau tidak. DNS Server menggunakan protocol UDP port 53 sedangkan DNSSEC berbeda, yaitu menggunakan protocl TCP port 53. Perbedaan lainnya dapat dilihat dengan menggunakan DIG, contoh:

Continue reading “Config DNSSEC di Authoritative Bind 9.11.x”

Switch Juniper EX3xxx Series – QinQ

Agar mempercepat pemahaman dan configuration, diharapkan sebelumnya sudah mempelajari VLAN dengan beberapa port mode seperti di halaman Switch Juniper EX3xxx Series – Vlan: Hybrid, Trunk dan Access Port.

Apa yang di maksud QinQ ? QinQ adalah dimana VLAN di dalam VLAN, yang berfungsi menghubungkan VLAN pelanggan dari suatu tempat ke tempat lain tanpa mengganggu VLAN di jaringan yang di tumpanginya, tidak perlu lagi mencari dan mencocok-cocokkan VLAN yang available di kedua belah pihak dan third-party lainnya.

Continue reading “Switch Juniper EX3xxx Series – QinQ”

Juniper (JunOS) Part II – Basic Configuration

Dari sebelumnya sudah diterangkan bagaimana reset ke Default Factory dan akses kemudian Login dengan kabel Serial Console di Part I. Disini kita akan lanjut ke hal-hal yang mendasar, merubah password Root, menambahkan user dan password -nya, merubah hostname atau nama perangkat, sampai si perangkat bisa di remote dengan SSH atau Telnet.

Sebelumnya saya sudah anggap melakukan login dan sudah masuk ke mode Configuration.

Continue reading “Juniper (JunOS) Part II – Basic Configuration”

SSL Certificate di RouterOS Mikrotik 6.4x.x

Extra security jaman sekarang sangat dianjurkan, salah satunya menggunakan SSL key encryption untuk komunikasi data agar tidak mudah disadap/dicuri.

Halaman ini berisikan informasi bagaimana membuat sertifikat SSL di RouterOS. Kita sangat memungkinkan membuat sendiri dan memakai Certification Authority (CA) yang “trusted” dengan tanpa biaya untuk keperluan terbatas. Artinya CA yang dibuat tanpa melibatkan Public CA yang berbayar.

Continue reading “SSL Certificate di RouterOS Mikrotik 6.4x.x”

Network Fundamental dengan CIDR IPv4 – Bag. 3: Hubungan Subnet dengan Network ID dan Broadcast

Network Identifier/Network ID & Host ID
Dalam suatu jaringan, sebuah network/LAN dapat saling terhubung jika Network ID ?nya sama. Seperti yang disebutkan diatas dalam Definisi IP Address dan Subnet Mask dimana IP Address bisa menunjukkan Network ID dan Host ID dengan bantuan Subnet Mask.
Continue reading “Network Fundamental dengan CIDR IPv4 – Bag. 3: Hubungan Subnet dengan Network ID dan Broadcast”