Install Mikrotik RouterOS x86 di Server Branded dengan HDD SAS RAID 1 dengan NetInstall

Banyak yang masih gagal bagaimana install RouterOS di Server Branded, apalagi HDD bukan SATA melainkan SAS/SCSI dan di RAID lagi. Contoh yang saya gunakan di Dell R710 dengan 2 unit HDD SAS yang di RAID 1 (Mirror) dan di tambahkan dengan 2 unit LAN Card Intel 2 port jadi total 8 ethernet. Install -nya jangan lewat CD atau USB tapi pakai NetInstall, jadi downloadnya selain NetInstall jadi download juga .npk nya.

Continue reading “Install Mikrotik RouterOS x86 di Server Branded dengan HDD SAS RAID 1 dengan NetInstall”

Switch Juniper EX3xxx Series – QinQ

Agar mempercepat pemahaman dan configuration, diharapkan sebelumnya sudah mempelajari VLAN dengan beberapa port mode seperti di halaman Switch Juniper EX3xxx Series – Vlan: Hybrid, Trunk dan Access Port.

Apa yang di maksud QinQ ? QinQ adalah dimana VLAN di dalam VLAN, yang berfungsi menghubungkan VLAN pelanggan dari suatu tempat ke tempat lain tanpa mengganggu VLAN di jaringan yang di tumpanginya, tidak perlu lagi mencari dan mencocok-cocokkan VLAN yang available di kedua belah pihak dan third-party lainnya.

Continue reading “Switch Juniper EX3xxx Series – QinQ”

Juniper (JunOS) Part II – Basic Configuration

Dari sebelumnya sudah diterangkan bagaimana reset ke Default Factory dan akses kemudian Login dengan kabel Serial Console di Part I. Disini kita akan lanjut ke hal-hal yang mendasar, merubah password Root, menambahkan user dan password -nya, merubah hostname atau nama perangkat, sampai si perangkat bisa di remote dengan SSH atau Telnet.

Sebelumnya saya sudah anggap melakukan login dan sudah masuk ke mode Configuration.

Continue reading “Juniper (JunOS) Part II – Basic Configuration”

SSL Certificate di RouterOS Mikrotik 6.4x.x

Extra security jaman sekarang sangat dianjurkan, salah satunya menggunakan SSL key encryption untuk komunikasi data agar tidak mudah disadap/dicuri.

Halaman ini berisikan informasi bagaimana membuat sertifikat SSL di RouterOS. Kita sangat memungkinkan membuat sendiri dan memakai Certification Authority (CA) yang “trusted” dengan tanpa biaya untuk keperluan terbatas. Artinya CA yang dibuat tanpa melibatkan Public CA yang berbayar.

Continue reading “SSL Certificate di RouterOS Mikrotik 6.4x.x”

Network Fundamental dengan CIDR IPv4 – Bag. 3: Hubungan Subnet dengan Network ID dan Broadcast

Network Identifier/Network ID & Host ID
Dalam suatu jaringan, sebuah network/LAN dapat saling terhubung jika Network ID ?nya sama. Seperti yang disebutkan diatas dalam Definisi IP Address dan Subnet Mask dimana IP Address bisa menunjukkan Network ID dan Host ID dengan bantuan Subnet Mask.
Continue reading “Network Fundamental dengan CIDR IPv4 – Bag. 3: Hubungan Subnet dengan Network ID dan Broadcast”

Network Fundamental dengan CIDR IPv4 – Bag. 2: Merubah format Dotted Binary Notation ke Dotted Decimal Notation dan sebaliknya

Merubah Dotted Binary Notation ke Dotted Decimal Notation.
Ditiap octet (dipisahkan dot/titik) dan tiap bit/deret dengan melihat table dibawah ini dapat diketahui nilainya kemudian dijumlahkan yang dimana hasilnya adalah nilai decimalnya di tiap octet.

Bit Position  |  8  | 7  |  6 | 5  | 4 | 3 | 2 | 1 |
--------------+-----+----+----+----+---+---+---+---|
Decimal Value |     |    |    |    |   |   |   |   |
Untuk         | 128 | 64 | 32 | 16 | 8 | 4 | 2 | 1 |
Bit Value 1   |     |    |    |    |   |   |   |   |
(2^n)         |     |    |    |    |   |   |   |   |

saya membuat rumus sendiri di tarik dari nilai decimal ditiap baris bit-nya ketika bit-nya dalam kondisi “1”…

nilai total decimal per octet =
(128 x n1) +  (64 x n2) +  (32 x n3) +  (16 x vn4) +  (8 x n5) +  (4 x n6) +  (2 x n7) +  (1 x n8)

Continue reading “Network Fundamental dengan CIDR IPv4 – Bag. 2: Merubah format Dotted Binary Notation ke Dotted Decimal Notation dan sebaliknya”